Thursday, 21 April 2016

Darimanakah Datangnya Belatung?

Tulisan ini saya copy dari thread kaskus http://kask.us/iewPz


Assalamualaikum
Hallo gan sis... Selamat membaca 
               


Tidak ada seorang pun yang berusia di atas 10 tahun yang tidak kenal dengan belatung. Susah sekali tentunya untuk tidak mengenal belatung dengan reputasinya sebagai makhluk paling menjijikkan sejagat (satu tingkat diatas kecoa) 

Tapi tidak banyak yang tahu dari mana datangnya belatung sebenarnya. Ente bisa aja tercengang melihat makanan sisa yang ente masukkan ke tempat sampah yang tertutup digerogoti oleh belatung hanya kurang dari 2×24jam.ente akan bertanya-tanya “Darimana datangnya belatung ini? Padahal tempat sampah ini tertutup rapat!”. 

Tenang, ane tidak akan menjawab pertanyaan ini dengan “Wallahu A’lam,” atau “Itulah kuasa Tuhan,”. 
ane akan mencoba menjawab pertanyaan ini dengan sedikit lebih logis.

Pertanyaan 1: Dari Mana Asal Muasal Belatung?
Belatung atau maggot, adalah larva atau bayi lalat. Belatung adalah salah satu fase yang harus dilewati oleh bayi lalat sebelum dewasa, bisa terbang dan menyandang predikat binatang terbang paling annoying. Jadi kalau ente bertanya dari manakah asalnya belatung, ya belatung berasal dari lalat. itu sudah

Pertanyaan 2: Jadi Bagaimana Bayi Lalat Bisa Lahir?  
Ini pertanyaan yang sedikit mesum, tapi tetap akan coba ane jawab tanpa ereksi :wakaka. Lalat dewasa jantan dan lalat dewasa betina melakukan perkimpoian baik dalam keadaan terbang ataupun saat mendarat. Mereka melakukan ritual perkimpoian dengan gaya saling memeluk saat terbang atau kadang dengan “doggy style” saat sedang mendarat di sebuah bidang.

Lalat dewasa betina yang hamil kemudian membawa telur-telurnya saat terbang untuk beberapa waktu sampai akhirnya menetas di dalam perutnya. Setelah menetas, sang Ibu kemudian membuang bayi-bayi kecilnya tersebut di berbagai tempat. Entah karena alasan ekonomi atau apa, tapi semua induk lalat selalu membuang anak-anaknya. 

Tempat yang paling disenangi lalat sebagai lokasi pembuangan bayinya adalah tempat-tempat yang lembab dan kaya akan nutrisi menjijikkan untuk para calon-calon lalat ini. Sang bayi langsung melahap apa saja yang bisa menjadi nutrisi di sekitarnya. Ini akan ia lakukan sampai bermetamorfosis menjadi lalat dewasa.

Pertanyaan 3: Lalu Bagaimana Belatung Bisa Ada di Tempat-Tempat yang Tertutup?
Ini pertanyaan yang jawabannya hampir sama dengan “Bagaimana kecoa bisa ada di kamar mandi?”
Lalat adalah satu dari sedikit binatang terbang dengan kecepatan yang hampir bisa mengecoh mata manusia. Keberadaan lalat bisa ada dimana saja tanpa kamu ketahui. Kemampuannya untuk lolos dari pemangsa ini membuat mereka sangat mudah untuk meletakkan bayi-bayinya di tempat-tempat yang strategis dan ini tidak memerlukan waktu lama.

Jadi kalau ente menemukan belatung menggerogoti makanan yang ada di dalam tempat tertutup, kemungkinan besar belatung tersebut sudah diletakkan oleh induknya sebelum makanan tersebut dimasukkan di tempat tertutup. Meninggalkan makanan beberapa menit saja di tempat terbuka sudah berisiko untuk dihinggapi oleh lalat dan digunakannya sebagai tempat bersalin dadakan.
                  
Pertanyaan 4: Bagaimana Cara Mengatasi Belatung Pada Makanan?
Mengatasi belatung pada makanan sangat mudah dilakukan. Cukup buang saja makanannya (jawaban seperti apa yang sebenernya ente cari?)

Mengatasi belatung bukanlah sebuah solusi. Menghindarkan makanan dari belatung, itulah solusinya. Yang pertama harus kita lakukan adalah memastikan bahwa rumah kita aman dari penyebab utama kehadiran belatung: lalat. Gunakan rang (jala besi) sebagai pengaman lalat pada pintu dan jendela rumah kamu. Selain itu, semprot rumah kamu setidaknya sekali sehari dengan obat nyamuk dan sejenisnya.
                   
Kalau kemudian mencegah kehadiran lalat sulit kita lakukan karena tinggal bersebrangan dengan tempat pembuangan sampah (atau apapun alasannya), lakukan tips ini untuk mencegah belatung bersarang di makanan kita. Jangan biarkan makanan diletakkan di tempat terbuka tanpa penutup. Jangan biarkan sampah di rumah kita menumpuk terlalu lama (apalagi sampah basah) sampai berbau. Ini menarik lalat untuk bersalin di tempat tersebut. Jangan lupa untuk sesekali menyemprot tempat sampah kita dengan obat nyamuk dan membersihkan tempat sampah setelah sampahnya dibuang. 

Wassalam!


No comments:

Post a Comment